Panduan Sholat Sunnah Rawatib: Waktu, Rakaat & Keutamaannya

Sholat sunnah rawatib adalah sholat yang mengiringi sholat fardhu — dikerjakan sebelum atau sesudahnya. Nabi &shallallahu;'alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan rawatib muakkad, bahkan saat bepergian. Berikut panduan sholat sunnah rawatib lengkap beserta keutamaannya.

Panduan sholat sunnah rawatib muakkad waktu rakaat keutamaan
Ilustrasi — sumber: Unsplash

Keutamaan Sholat Rawatib

Nabi &shallallahu;'alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah seorang hamba Muslim yang mengerjakan sholat karena Allah 12 rakaat sunnah setiap hari, selain sholat fardhu, kecuali Allah bangunkan untuknya sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim no. 728)

12 rakaat ini adalah rawatib muakkad yang dikerjakan setiap hari.

Daftar Sholat Rawatib Muakkad (12 Rakaat)

Waktu Rakaat Keterangan
Sebelum Subuh (Fajar) 2 rakaat Paling muakkad. Nabi bersabda: “Dua rakaat sebelum Subuh lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725)
Sebelum Zuhur 4 rakaat Dikerjakan per 2 rakaat dengan salam
Sesudah Zuhur 2 rakaat
Sesudah Maghrib 2 rakaat
Sesudah Isya 2 rakaat

Rawatib Ghairu Muakkad (Sangat Dianjurkan tapi Tidak Seperti Muakkad)

Waktu Rakaat
Sebelum Ashar 4 rakaat
Sebelum Maghrib 2 rakaat
Sebelum Isya 2 rakaat

Kapan Rawatib Dikerjakan?

  • Qabliyah (sebelum fardhu): Dikerjakan setelah azan dan sebelum iqamah.
  • Ba'diyah (setelah fardhu): Dikerjakan segera setelah salam fardhu.
  • Rawatib boleh diqadha jika terlewat (berbeda dari sholat sunnah lain yang tidak bisa diqadha).

Rawatib Fajar — Yang Paling Istimewa

2 rakaat sebelum Subuh memiliki kedudukan paling tinggi di antara rawatib. Nabi tidak pernah meninggalkannya, bahkan saat sakit atau bepergian. Dianjurkan membaca:

  • Rakaat 1: Al-Fatihah + Al-Kafirun
  • Rakaat 2: Al-Fatihah + Al-Ikhlas

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah rawatib harus 12 rakaat sehari?

Tidak wajib sekaligus, tapi itu yang memberi keutamaan rumah di surga (HR. Muslim no. 728). Mulai dari yang paling mudah — 2 rakaat sebelum Subuh, lalu tambahkan bertahap.

Bolehkah rawatib dikerjakan di masjid?

Boleh, tapi Nabi menganjurkan sholat sunnah lebih utama di rumah (kecuali ada sholat yang memang di masjid seperti tahiyatul masjid).

Penutup

Rawatib adalah sholat sunnah terdekat dengan fardhu — paling mudah dimasukkan dalam rutinitas harian. Mulai dari 2 rakaat sebelum Subuh hari ini. Lihat juga panduan sholat sunnah lengkap, Tahajud, dan Dhuha.

Ditulis oleh tim Aldakwah — rujukan keislaman Pekanbaru/Riau.

LihatTutupKomentar